ads

» » Orasi Didepan Pedagang, Eep Hidayat Diusir Polisi

Orasi Didepan Pedagang, Eep Hidayat Diusir Polisi
RAKYATSUBANG.COM - Proses penggusuran Pasar Pujasera Subang yang dilakukan oleh Satpol PP dengan mendapat pengawalan Polisi, Senin (27/2/2017) diwarnai aksi orasi Mantan Bupati Eep Hidayat.
Eep Hidayat yang akrab disapa Mang Eep hadir ditengah-tengah penggusuran dan langsung berorasi dihadapan para pedangan. Awalnya orasi berjalan lancar, namun lama kelamaan orasi yang dilakukan Politisi yang sekarang menjabat sebagai Ketua Partai Nasdem Subang itu semakin panas.
Eep mampu membangkitkan emosi para pedagang untuk melawan, banyak diantara pedagang menyebut “Hidup Mang Eep” ditengah-tengah orasi itu. Eep terus berorasi, sambil memperlihatkan sebuah surat.
Surat yang diperlihatkan Eep diketahui merupakan surat izin melakukan pembongkaran yang dituding ilegal. Penggusuran ini menurut Eep tidak sesuai prosedur karena tidak diadakan musyawarah terlebih dahulu dengan pedagang.
“Ini warga Subang dan masyarakat Subang harus dilindungi. Jangan sampai kemudian merugikan masyarakat,” kata Eep dihadapan para pedagang seperti dikutip dari Mediajabar.com..
Menurut Eep, sebelum dilakukan  penggusuran harus jelas dulu. Jangan sampai masyarakat dirugikan. Apalagi saat ini belum dijelaskan kepada masyarakat terkait kejelasan berdagang ditempat baru.
“Kalau kemudian disana tidak laku, Pemkab tanggung jawabnya apa. Karena disana belum tertata,” kata Eep. Lalu disambut sorakan dari para pedangan.
Eep mengakui, memang dulu, gagasan untuk merealisasi pasar tersebut merupakan ide nya pada saat menjadi bupati. Namun Eep menegaskan cara relokasinya tidak seperi ini.
“Ide gagasan harus sesuai dengan masyarakat. Caranya tidak seperi ini,” katanya.
Eep semakin lama semakin menggebu-gebu. Orasi yang awalnya hanya seperi berdiskusi dengan peradangan itu menjadi ramai, mana kala Eep kekeh menanyakan izin penggusuran kepada Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Ugit Sugiana yang ikut hadir.
Eep berteriak mempertanyakan kenapa toko modern yang tidak memiliki izin tidak ditertibkan, namun pedagang kecil malah digusur. Suara Eep menggelegar dan menyulut semangat pedagang yang terus berteriak.
Hal itupun membuat Polisi bersiaga karena penggusuran yang dilakukan oleh Satpol PP tersebut mendapat pengawalan langsung dari puluhan aparat Kepolisian dari Polres Subang.
Melihat aksi Eep yang terus memprovokasi pedagang, Kabag Ops Polres Subang Kompol Kusno Diantara, langsung mengambil sikap untuk mengusir Eep.
“Kalau mau orasi harus izin dulu, mana izinnya. Anda bicara izin tapi tidak memiliki izin orasi disini,” tegas Kusno.
Karena Eep tidak langsung pergi saat diusir, maka Kusno semakin tegas untuk mengusir Eep. Hal tersebut dilakukan Kusno karena petugas kepolisian yang mengamankan aksi penggusuran adalah tanggung jawab dirinya.
“Usir Eep… Usir dari sini. Jangan sampai ada provokasi,” kata Kusno.
Lalu, petugas kepolisian yang berjaga langsung mengusir Eep. Menurut Kusno Eep sudah masuk dalam kategori orang yang memprovokasi masyarakat karena perkataannya membuat masyarakat tersulut.
“Tidak Boleh orasi kalau tidak ada izin, dia itu bicara izin tapi, diri nya sendiri disini melakukan hal demikian tidak ada izinnya. Ini mau apa maksudnya,” kata Kusno.
Seperti diketahui, dalam penggusuran tersebut Satpol PP akan meratakan sebanyak 133 los dan sebanyak 67 kios. Setelah digusur para pedagang akan direlokasi ke pasar Tradisional Subang yang berada di kelurahan Sukamelang, Subang.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Ugit Sugiana, mengatakan penggusuran ini sudah sesuai prosedur. Para pedagang basah yang merupakan pedagang buah-buahan dan sayur sudah siap direlokasi.
“Mereka semuanya sudah setuju, tidak ada perlawanan, karena sebelum pembongkaran kita sudah jauh-jauh hari melakukan sosialisasi. Mereka setuju dipindah ke pasar Tradisional,” kata Ugit.
Menurut Ugut proses pembongkaran pasar Pujasera diperkirakan akan berjalan sekitar 10 hari. Dalam melakukan penggusuran diturunkan ratusan Satpol PP dengan mendapat pengawalan dari petugas kepolisian.
Follow @rakyatsubang

Rakyat Subang

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama