ads

» » Seminar Nasional Smart City Dalam Pelayanan Publik di Indonesia

Seminar Nasional Smart City dalam Pelayanan Publik di Indonesia
RAKYATSUBANG.COM - Bertempat di Hotel Savoy Homann Bandung, Rabu (26/10/2016) dilaksanakan Seminar Nasional Smart City dalam Pelayanan Publik di Indonesia.

Hadir dalam acara tersebut, Dirjen Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI Ir.Diah Indrajati M.Sc, Wakil Ketua DPRD Prov Jabar H.Haris Yuliana, Plt Bupati Subang Hj.Imas Aryumningsih SE, Rektor Universitas Subang Dr.Ir Drs H.A Moeslihat Komara M.Si, Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Subang Dr.H.Iwan Henry Kusuma S.Sos M.Si.

Ketua Yayasan Kutawaringin Dr H.Komir Bastaman SH M.Si Sebagai Narasumber Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara. H Asman Abrur SE, M.Si, Guru besar Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (UI) Prof .Dr.Eko Prasojo, Mag rer publ, Rektor IPDN Prof Dr.H.Ermaya Suradinata SH,MH,MS, Guru Besar Fisip Unpad Prof Dr.Drs H.Budiman Rusli M.S. 

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi masyarakat dunia menganut istilah baru yang bernama Smart City , Smart City diberi arti sebagai Kota Cerdas, Smart City dirancang guna membantu berbagai hal kegiatan masyarakat, terutama dalam upaya mengelola sumber daya yang ada dengan efisien, serta memberikan kemudahan mengakses informasi kepada masyarakat sehingga dapat mengantisipasi kejadian yang tak terduga. 

Konsep Smart City telah dikenal publik diantaranya dikenal sebagai sebuah konsep yang diterapkan dalam sistem pemerintahan daerah dalam mengelola masyarakat perkotaan, kedua konsep smart city mensyaratkan pengelolaan daerah terhadap segala sumber daya yang efektif dan efisien, serta smart city diharapkan mampu menjalankan fungsi penyedia informasi secara tepat kepada masyarakat dan mampu mengantisipasi kejadian. 

Adapun tujuan smart city secara umum adalah untuk membentuk kota yang sustainable baik secara ekonomi, sosial maupun lingkungan. Tujuan dilaksanakan Seminar Nasional ini diharapkan para ilmuwan dan praktisi memberi masukan bagi pemerintah pusat maupun pemerintahan daerah serta mendorong lagi peningkatan peran perguruan tinggi untuk membantu pemerintah dalam penerapan smart city khususnya di lingkungan Pemerintah Daerah di Indonesia. 

Smart City ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup dengan menggunakan teknologi dalam meningkatkan efisiensi layanan dan memenuhi kebutuhan warga. Mewujudkan smart city bukan hal yang mudah tetapi dibutuhkan komitmen proses yang panjang dan biaya yang tidak murah. Permasalahan yang sering timbul kemudian adalah dari segi pembiayaan pelaksanaan smart city, yang sering kali melampaui batas kemampuan anggaran (APBD) Kota.  Ada Dua kunci untuk mewujudkan smart city yaitu biaya dan SDM yang mengelola harus mencukupi, bila salah satu atau keduanya tak memenuhi pengaplikasian smart city tak akan terwujud.

Plt Bupati Subang Hj.Imas Aryumningsih SE menyampaikan atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang Menyambut gembira dengan diselenggarakan Seminar Nasional semoga menjadi nilai tambah melalui penerapan konsep smart city di Kabuputen Subang, Juga dengan penerapan smart city mampu menjalankan fungsi penyedia sarana informasi secara cepat, Adapun tujuan penerapan smart city untuk membentuk kota aman dan nyaman, meningkatkan daya saing kota. 

Penerapan Smart City ini bermanfaat bagi Kabupaten Subang. Dengan adanya kemajuan teknologi diharapkan Kabupaten Subang menjadi Kabupaten yang lebih maju dan dapat dibanggakan bagi kita semua ujar Plt Bupati Hj Imas menambahkan.


Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi Asman Abrur SE,M.Si menyampaikan Pelayanan Publik pada saat ini harus bersifat modern,  Pelayanan Publik harus bersih dan akuntabel, efektif dan efisien, dan mampu memberikan pelayanan berkualitas, ke depannya seluruh Pemerintah Daerah Kab/ Kota wajib menetapkan sistem e-government Karena harus bisa bersaing dengan negara-negara maju lainnya. 

Konsep Kota pintar merupakan sebuah kota yang modern, inovatif dengan memanfaaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk mempermudah akses informasi publik melalui aplikasi cerdas, sehingga mesin birokrasi bersama masyarakat dapat mengelola sumber daya kota secara berkelanjutan dalam penyelenggaraan pemerintah yang partisifatif dan pelayanan publik yang berkualitas. HUMAS

Follow @rakyatsubang

Rakyat Subang

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama