ads

» » Bisa Jadi Naiknya Harga Rokok Menjadi Rp 50 Ribu Adalah konspirasi

Bisa Jadi Naiknya Harga Rokok Menjadi Rp 50 Ribu Adalah konspirasi

RAKYATSUBANG.COM - Isu kenaikan harga rokok menjadi Rp 50 ribu per bungkus terus bergulir. Para perokok mulai ramai membicarakannya, menurut mereka harga tersebut terlalu mahal jika dibandingkan dengan harga normal saat ini yang hanya berkisar Rp 13  ribu.

Terus siapa yang menyebarkan isu kenaikan rokok tersebut? Apakah ini merupak konspirasi? Terus konspirasi siapa, jangan bilang ini adalah konspirasi Yahudi. 

Sebenarnya untuk mengecek siapa yang menyebarkan isu kenaikan harga rokok tidak sulit. Apalagi, isu itu beredar pertama kali melalui media sosial. Jadi tidak terlalu sulit dan penyebar isu itu bisa langsung ditemukan jika pemerintah mau melakukannya.

Namun sayangnya, isu itu dibiarkan berkembang dan dibirkan menjadi bola liar. Terus disebarkan oleh para buzzer di dunia maya, dibikin berita dengan judul yang bombastis. Seolah-olah itu merupakan informasi benar. Salahnya para pengguna internet di kita itu jika melihat berita yang disebar jarang membaca isinya.

Lihat berita, baca judul, langsung sebar. Tidak peduli isinya benar atau tidak. Dengan begitu isu hoax kenaikan harga rokok menjadi Rp 50 ribu perbungkus itu seolah-olah menjadi benar. Bayangkan para buzzer mampu memperngaruhi para pengguna internet dengan cepat.

Setelah puas memborbardir isu hoax kenaikan rokok yang tidak jelas sumbernya. Lalu para buzzer itu mulai mendorong media--media besar untuk mulai membesarkan isu itu. Para media yang terpengaruh oleh para buzzer tersebut langsung meminta pendapat beberapa tokok dan munculah beberapa komentar yang mempercantik isu itu. Seolah-olah isu itu sangat nyata, padahal masih dengan konsisi semula, yakni masih tidak jelas sumber awalnya.

Kita ucapkan selamat kepada para buzzer yang mampu membuat para tokoh bicara. Mereka sepertinya tahu bahwa para tokoh dan poliitisi di negeri ini gampang berucap, tanpa melakukan riset terlebih dulu. Setelah infonya diketahui tidak benar, maka mereka tidak malu-malu menarik ucapannya.

Sekian, dan selamat menikmati isu kenaikan rokok yang tidak diketahui sumber awalnya dari mana. Sekarang nikmati saja, karena kabar positifnya supermarket kebanjiran pembeli rokok. Yang tadinya satu orang membeli satu bukngkus rokok, akibat isu ini menjadi dua atau tiga bungkus, dengan alasan takut keburu naik. Selamat menikmati,

Follow @rakyatsubang

Rakyat Subang

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama