ads

» » Beredar Isu Rapat Pembahasan Rotasi, Mutasi & Promusi Jabatan Dilakukan di Rest Area KM 72 Tol Cipali

Beredar Isu Rapat Pembahasan Rotasi, Mutasi & Promusi Jabatan Dilakukan di Rest Area KM 72 Tol Cipali

RAKYATSUBANG.COM - Beredar isu rapat pembahasan rotasi, mutasi dan promosi jabatan eselon IV, III dan II oleh pihak ketiga dan dilakukan di sebuah Rest Area Km 72 Jalan Tol Cipali. Bahkan dalam isu yang beredar rapat itu dipimpin oleh anak Plt Bupati Subang yakni dr. Arya.

Isu tersebut langsung mendapat tanggapan serius dari berbagai pihak. Seperti dikutip dari laman rri.co.id. Dari mula ketua DPC PKB Kabupaten Subang, Andi Lukmanul Hakim, hingga anggota DPRD Subang ikut berkomentar. Semuanya menanggapi serius isu tersebut.

Ketua DPC PKB, Andi Lukmanul Hakim, mengatakan jika benar isu itu terjadi, tentunya akan menjatuh kredibilitas dan martabat Pemerintahan Kabupaten subang, yang dipimpin Plt Bupati Imas Aryumningsih. 

Apalagi isu rapat pembahasan rotasi, mutasi dan promosi jabatan tersebut, dipimpin langsung oleh anak kandung Plt Bupati Imas Aryumningsih, yaitu, dr Arya, yang bekerja sebagai PNS di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Subang, yang diduga kuat ikut bermain dalam proses rotasi, mutasi dan promoisi jabatan, meski bukan domainnya.

"Saya rasa Bu Hajah Imas selaku Plt Bupati harus segera bertindak dan mengambil langkah tegas, meskipun itu anak kandungnya. Saya minta dr Arya dipecat dari jabatannya di RSUD," kata Andi kepada rri.co.id, Jum'at (5/8/2016) lalu.

Sementara itu, suara sumbang juga datang dari Lembaga DPRD Subang. Sejumlah Fraksi ikut mengritisi beredarnya isu tersebut, seperti yang disampaikan Ketua Fraksi Partai Gerindera DPRD Subang, Ujang Sumarna.

Ia menilai pernyataan Plt Bupati Imas Aryumningsih jauh dari harapan masyarakat, yang sebelumnya sudah disampaikan Imas, mutasi, rotasi dan promosi jabatan akan melibatkan Baperjakat, termasuk di dalamnya unsur DPRD.

Pendapat yang sama disampaikan Ketua Fraksi Partai Demokrat Anharudin, dan Ketua Fraksi Restorasi Nurani Darsum, keduanya menyatakan, pihaknya meminta Imas untuk klarifikasi terkait keterlibatan anaknya itu. 

Follow @rakyatsubang

Rakyat Subang

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama