Jumat, Juni 03, 2016

Pemkab Subang Telah Sepakat, 14 Hal ini Dilarang Dilakukan Selama Ramadhan

Pemkab Subang Telah Sepakat, 14 Hal ini Dilarang Dilakukan Selama Ramadhan

RAKYATSUBANG.COM - Kegiatan rapat koordinasi Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Subang menjelang bulan Ramadhan telah dilaksanakan pada Jumat (3/6/2016). Hasilnya disepakati 14 poin.

Dipimpin Plt Bupati Subang Hj Imas Aryumningsih dan dihadiri oleh Ketua DPRD, Dandim 0605 Subang, Kapolres, Danlanud mewakili, ]kepala Kejaksaan mewakili, ketua Pengadilan negeri. Dankorum yonif. Ketua MUI, Para SKPD dan para camat rapat dilaksanakan di Rung Rapat Bupati.. 

Plt Bupati mengatakan bahwa kita harus selalu menjaga kekompakan, kebersamaan dalam melaksanakan program, kembali kepada visi dan misi Subang untuk rakyat Subang. 

Rapat ini dimaksudkan dalam rangka memelihara ketertiban umum dan ketentraman masyarakat serta menciptakan suasana kondusif toleransi antar umat beragama dan khususnya bagi umat islam selama bulan suci ramadhan 1437 H/2016 M agar melaksanakan ibadah puasa yg pelaksanaannya menunggu hasil sidang isbath/ pengumuman dari pemerintah/kementrian agama RI . 

Tidak lupa Plt Bupati berpesan untuk Pengendalian harga bahan pangan, penyediaan stok sembako yg cukup jangan sampai kurang, ketersediaan air, listrik, pelayanan kpd masyarakat jangan sampai terganggu.  

Untuk Camat/ka SKPD yang terkait dapat melaksanakan tugas bersama-sama berkoordinasi dengan pihak TNI/POLRI . Dalam rapat Forkopimda ini di dapat 14 keputusan bersama diantaranya.

1. Dilarang melakukan kegiatan yang dapat mengganggu pelaksnaan ibadah puasa serta ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

2. Bagi pengusaha restoran dan sejenisnya tdk melayani / berjualan di siang hari secara terbuka.

3. Dilarang menjual/mengedarkan/ mengkonsumsi minuman berakohol.

4. Dilarang menyediakan tempat/fasilitas kegiatan perjudian.

5. Tempat hiburan jenis karaoke,game online,klub malam dilarang melakukan aktivitas selama bl ramadhan sejak senin 5 juni s.d selasa 5 juli 2016.   

6. Dilarang menjual/membeli/membakar petasan. 

7. Bagi pengendara motor yang tergabung dlm kelompok/org otomotif tidak mengadakan konvoi dan kebut2an dijalan raya. 

8. Bagi kendaraan besar/truk/box/angkutan berat hanya diperbolehkan pkl. 08.00-14.00 wib dan pkl 16.00-06.00 wib dan tdk boleh konvoi utk menjaga ketentraman dan aktivitas sehari2 shg ibadah puasa khusyu. 

9. Kegiatan takbir keliling hanya dapat diselenggarakan di tingkat  desa/kel degan rekomendasi kecamatan dan kepolisian serta tidak mengganggu keamanan ketertiban lalu lintas jl raya. 

10. Tidak melakukan kegiatan atau pelayanan di bidang barang dan jasa yg bertentangan dg norma agama,budaya dan sosial. 

 11. Ormas/LSM Kelompok masyarakat lainnya dilarang melakukan aksi sweeping sehubungan degan ketidakpuasan atas kondisi yg ditemukan pada saat ramadhan namun kesempatan pertama melaporkan ke kepolisian. 

12. Guna memanfaatkan kesucian bulan ramadhan diharapkan kepada setiap mesjid/sekolah/Perguruan Tinggi agar menyelenggarakan keg pesantren kilat atau keg amaliah lainnya yang dpt meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kpd Allah SWT. 

13. Pemasangan baligho/spanduk ucapan hari raya idul fitri agar berpedoman kpd perda nomor 13 th 2006 ttg ketertiban,kebersihan,dan keindahan dan perbup no 9 th 2013 ttg pengaturan media sosialisasi (tdk membentang diatas jl raya,dipohon, ditiang listrik/tiang telpon, ditempat/lokasi yg dilarang). 

14. Apabila masih terdapat pelanggaran thdp ketentuan tsb diatas, maka akan ditindak scr hukum sesuai dg peraturan per UU an yg berlaku oleh FORKOPIMDA dan atau langsung oleh Muspika di wil masing-masing.  

Surat kesepakatan ini di tandatangani 8 pejabat yaitu Plt bupati ketua DPRD dandim 0605 kapolres dan lanud dan korum yonif 312 kala hitam ka kejaksaan negeri dan ka pengadilan negeri subang. [humas\

Follow @rakyatsubang

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pemkab Subang Telah Sepakat, 14 Hal ini Dilarang Dilakukan Selama Ramadhan