ads

» » Kasihan, Selain Diadukan ke Polisi. Guru SD di Subang Juga Dipinta Uang Rp 15 Juta Oleh Orang Tua Murid

Kasihan, Selain Diadukan ke Polisi. Guru SD di Subang Juga Dipinta Uang Rp 15 Juta Oleh Orang Tua Murid

RAKYATSUBANG.COM – Atas nama Hak Asasi Manusia (HAM) dan kemanusian, saat ini banyak para guru yang bernasib sial karena harus berurusan dengan apparat penegak hokum. Salah satunya menimpa seorang guru di Subang.

Namanya R. Darajat Imandi, dia adalah seorang guru kelas V SD Kartini yang berada di Kelurahan Soklat Kecamatan Subang. Nasib sial menimpa dirinya karena selain dilaporan ke Polisi, dia juga harus menerima tekanan dari orang tua siswa yang meminta sejumlah uang kepadanya.

Kisahnya bermula pada pada 19 Oktober 2015 lalu, saat itu terjadi perselisihan antara seorang siswa yang terkenal nakal dengan tiga siswi sekelas.  Apalagi saat jam pulang sekolah anak itu mengancam para siswi tersebut. Hal tersebut dia proleh dari informasi siswi yang mengadu.

“Anak itu (siswa laki-laki) memukul tiga siswi perempuan. Dia juga nginjek-nginjekin meja siswi itu. Lalu dia dicubit sama (siswa lain) seksi keamanan,” katanya seperti dikutip dari laman fokusjabar.com, Rabu (15/6/2016).

Karena Drajat merupakan seorang guru, yang memiliki kewajiban mendidik anak. Maka dia bertindak dan mencoba menasihati anak yang ngancam.

“Jangan seperti itu. Jangan ngancam-ngancam, jangan berantem, ini tempat belajar,” ujarnya.

Menyikapi ancaman itu, dirinya pun langsung berinisiatif mengantarkan tiga siswi tersebut pulang ke rumahnya masing-masing. Tapi ketika di motor, anaknya ngejar lagi, mau mukulin siswi tadi.

“Saya gas saja biar nggak terkejar,” katanya.

Nah, setelah runtutan cerita, dari mulai menasihati sampai melindungi muridnya dari aksi kekerasan yang dilakukan anak laki-laki nakal itu. keesokan harinya, orangtua siswa laki-laki datang karena tidak terima dengan sikapnya. Sambil memarahinya, kakek siswa tersebut pun mengancam akan melaporkannya ke polisi.

“Setelah mengupayakan damai, orangtuanya meminta uang Rp15 juta. Kalau nggak dikasih, akan melaporkan ke polisi,” katanya.


Follow @rakyatsubang

Rakyat Subang

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama