ads

» » Berjarak Kurang Dari 300 Meter Dari Pemukiman. Pabrik Ayam PT Leong Ditolak Warga Dawuan


RAKYATSUBANG.COM - Warga dua kampung yang berada di Desa Manyeti Kecamatan Dawuan melakukan penolakan terhadap pembangunan pabrik ayam milik PT Leong yang akan dibangun didaerah tersebut.

Penolakan dilakukan oleh dua warga yang berasal dari Kampung Sukaresmi dan Cikadu Desa Manyeti. Alasan mereka melakukan penolakan karena jarak pabrik ayam tidak kurang dari 300 meter dari pemukiman mereka.


“Jarak lokasi pabrik dengan pemukiman warga cuma 100-200 meteran. Jadi bisa dibayangkan dampak pencemarannya kayak gimana, terutama bau tak sedap dari ayam-ayam itu,” kata tokoh warga Kampung Sukaresmi Desa Manyeti, Nanang Sutisna.seperti dikutip dari laman wartakini.co, Senin (13/6/2016).

Selain masalah jarak dan lokasi pabrik yang sangat berdekatan dengan pemukiman, ternyata mekanisme pengajuan izin pabrik tersebut tidak sesuai mekanisme yang berlaku karena diduga banyak tandatangan warga yang dipalsukan (aspal).

Pembangunan pabrik juga terindikasi melanggar Perda 3/2014 tentang RTRW Kabupaten Subang Tahun 2011-2031, dan Perda Provinsi Jawa Barat 27/2010 Tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Dia menyebut, Perda RTRW menyatakan, jika Kecamatan Dawuan tidak masuk dalam zona industri, sehingga bentuk industri apapun termasuk peternakan, tidak dibolehkan.

Kepala BPMP Subang, Elita Budiarti saat dikomfirmasi belum mengetahui informasi pembangunan pabrik tersebut dan rencananya pihaknya akan segera melakukan pengecekan terhadap lokasi pabrik.

"Jika memang bermasalah, tiidak akan kita kasih izin," katanya.

Follow @rakyatsubang

Rakyat Subang

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama