ads

» » Ojang Minta Jadi Justice Collaborator, Hmm Bisa Bikin Gerah Pejabat Subang?

Ojang Minta Jadi Justice Collaborator, Hmm Bisa Bikin Gerah Pejabat Subang?

RAKYATSUBAG.COM - Perkembangan terbaru tentang dugaan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret Bupati Subang Ojang Sohandi yang saat ini sudah menjadi tahanan KPK selalu menjadi perbincangan banyak orang. 

Kali ini muncul statmen yang dikeluarkan oleh Kuasa Hukum Ojang, Rohman Hidayat yang menyebut bupati telah mengajukan justice collaborator kepada KPK saat diperiksa di Gedung KPK sebagai tersangka atas dugaan gratifikasi, Jumat (13/52016). 


Seperti dikutip dari laman pikiran-rakyat.com dalam pemeriksaan yang berlangsung sejak siang hari hingga pukul 22.30 WIB itu, Ojang dicecar berbagai pertanyaan terutama menyangkut aset-aset yang dimilikinya. Dalam pemeriksaan itu sekitar 37 pertanyaan dilayangkan KPK kepada Ojang selama hampir 14 jam. 


Banyak yang bertanya-tanya mengenai apa arti justice collaborator? Beberapa komentarpun muncul dari berbagai kalangan terutama dari kalangan netizen yang menghiasi linimasa dibeberapa group facebook masyarakat Subang.


Ada yang menyebut bahwa justice collaborator tersebut merupakan sikap Ojang yang ingin membongkar semuanya tanpa terkeculai, sehingga membuat gerah para pejabat Subang. Ada juga yang berkomentar bahwa langkah Ojang merupakan kode bahwa dirinya tidak ingin sendirian di penjara.


Silakan mau diartikan apa dan bagai mana yang jelas langkah Bupati Subang kali ini rupanya mendapat dukungan dari semua kalngan. Semua sepakat, Ojang harus membuka semuanya. Tidak ada yang pro atau kontra, baik yang dulu menjelekan dan menjadi pendukung bupati. Saat ini semuanya pro mendukung langkah Ojang! Dukungan tersebut tentunya mengacu kepada masyarakat sudah muak dengan semua ini dan jalan terakhirnya mereka berpikir dengan Ojang membuka semuanya Subang akan bersih.


Subang bersih-bersih bahkan menjadi kata-kata yang sering ditulis dalam status facebook maupun twitter masyarakat Subang. 


Biarkan aparat penegak hukum yang bekerja, kita sebagai masyarakat cukup diam dan menjadi penonton yang baik. Jangan asal bunyi, kita harus paham arti justice collaborator sebenarnya itu apa. Jangan sampai Anda ditertawakan orang lain.


Di dalam dunia hukum dikenal istilah whistle blower dan justice collaborator. Whistle blower dan justice collaborator dapat diartikan sebagai orang-orang yang melakukan kerja sama dengan aparat penegak hukum dengan memberikan informasi penting yang berkaitan dengan sebuah kasus hukum.


Namun perbedaannya terletak pada status keduanya, kalau whistle blower itu statusnya sebagai saksi pelpor. Sedangkan justice collaborator adalah saksi pelaku. 


Seperti dikutip dari mannasorgawi.net whistle blower atau justice collaborator yang bersedia bekerja sama dengan pihak penegak hukum untuk membongkar sebuah kasus akan mendapat hadiah atau penghargaan dari pihak penegak hukum atau pemerintah. Bagi whistle blower, penghargaan bisa berupa jaminan perlindungan secara fisik maupun secara hukum, atau hadiah dalam bentuk uang. Sedangkan bagi justice collaborator, penghargaan bisa berupa pengurangan hukuman atau bahkan dibebaskan dari tuntutan hukum.


Kami masyarakat Subang sangat mendukung langkah Ojang. Kita mendukung kesiapan Ojang untuk bersikap kooperatif dan menceritakan semua hal yang ia ketahui terkait perkara penyalahgunaan Anggaran Program Jamkes Nasional Dinas Kesehatan Subang Tahun Anggaran 2014.

Follow @rakyatsubang

Rakyat Subang

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama