Kamis, November 05, 2015

Pelajar Kurang Mampu di Subang Dapat Bantuan Rp 3,3 Miliar

Pelajar Kurang Mampu di Subang Dapat Bantuan Rp 3,3 Miliar

RAKYATSUBANG.COM - Pemerintah Kabupaten Subang melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Subang memberikan bantuan kepada siswa-siswi SD/SMP/SMK/SMA secara simbolis oleh Bupati Subang H Ojang Sohandi yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan, E. Kusdinar, berupa Bantuan Langsung Tunai (BSM) Gaputa Perak APBD Kabuparen Subang tahun 2015 dengan bentuk tabungan pendidikan dari Bank BJB di Aula Pendodopo Bupati Subang, Kamis (5/11/2015)

Jumlah yang meneriama bantuan BSM Gapura Perak ini terdiri dari 2.976 siswa SD, dengan besaran yang diterima sejumlah Rp 250.000/siswa/tahun, 2.828 siswa SMP, dengan besaran yang diterima  Rp 500.000/siswa/tahun, 1.328 Siswa SMA dan 1.237 siswa SMK, dengan besaran yang diterima Rp. 750.000, dengan jumlah keseluruhan yang diberikan sekitar Rp 3,3 miliar lebih yang berasal dari dana APBD Kabupaten Subang tahun 2015.

Dengan diberikannya bantuan berupa tabungan pendidikan ini diharapkan tidak ada lagi siswa-siswi yang terhalang atau putus sekolah akibat tidak adanya biyaya pendidikan yang semkin tahun semakin meningkat, serta diharapkan besaran uang yang diterima tersebut digunakan untuk keperluan sekolah soperti alat-alat sekolah, transportasi, biayaya les atau bahkan bekal untuk sekolah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Subang H Ojang Sohandi. Ojang mengungkapkan bahwa dengan pemberian bantuan ini kedepan pendidikan kita semakin maju, tidak ada lagi siswa yang terhalang akibat biayaya pendidikan, apalagi bila kwalitas pendidik dan anak didik kita semakin hebat maka biyaya untuk pendidikan akan lebih besar lagi.

"Dengan antusiasme dan semangat sperti ini semoga pendidikan kita semakin maju, dan saya sendiri memiliki komitmen untuk meningkatkan pendidikan kita pertama dari keaktifan dan kehadiran guru, karena itu kunci utamanya. saya tidak akan memberikan toleransi kepada guru yang tingkat kehadirannya kurang dari 20% dan hanya akan memberikan toleransi tingkat ketidak hadiran 5%  itupun dengan alasan yang jelas dan dapat dipertanggung jawabkan." ungkap Ojang.

Ojang juga menambahkan, pemberian tunjangan kepada gurupun kedepan, akan diberikan sesuai kehadirannya, bila sangat kurang makan tunjangannya pun akan dikurangi. 

"Kwalitas pendidikan tergantung pendidiknya, maka tujangan yang diberikan juga nanti akan diberikan sesuai kehadirannya, dan untuk meningkatkan kwalitas sisawa hari ini akan diberlakukan perbub wajib membaca malam dimulai dari jam 6 sampai jam 8, dan pada paginya guru harus bertanya tentang materi yang dibaca semalam, dan ingat untuk siswa yang telambat datang kesekolah jangan disuruh pulang tanpa ada pengawasan dari guru, atau disediakan kelas khusus untuk siswa yang datang." imbuhnya.

Bupati Ojang juga menyempatkan diri untuk berdiskusi dengan para siswa dari SD, SMP dan SMK, untuk mengetahui program pemerintah dalam bidang pendidikan, apakah sudah terasakan oleh para siswa baik berupa fasilitas, proses mengajar dan transportasi.

Tidak hanya BSM yang diterima siswa, Kabupaten Subang juga mempunyai program beasiswa untuk didalam negri dan luar negri, sebesar 8 miliyar, dan telang bekerjasama dengan Universitas Pajdajaran dengan mendatangani MoU dan menitipakan dana sebesar 2 milyar untuk beasiswa dalam negeri untuk mahasiswa dari daerah Subang. (*)

Follow @rakyatsubang

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pelajar Kurang Mampu di Subang Dapat Bantuan Rp 3,3 Miliar