Jumat, Agustus 07, 2015

Lawan Polisi Subang yang Maksa Tilang Sembarangan

Lawan Polisi Subang yang Maksa Tilang Sembarangan
RAKYATSUBANG.COM - Aksi tilang yang dilakukan anggota kepolisian Polres Subang saat ini marak terjadi. Hal tersebut menimbulkan pertanyaan besar masyarakat, apalagi dalam setiap tilang tersebut diantaranya tidak menggunakan tanda yang menunjukan adanya tilang/pemeriksaan kendaraan bermotor.

Hampir setiap hari, beberapa jalan di Subang pasti ada tilang. Bahkan beberapa masyarakat sudah mulai merasa geram dan berencana akan melaporkan tindakan tilang tidak jelas tersebut kepada Propam.

“Memang hampir setiap hari ada tilang. Ini bukan saya nggak punya SIM dan takut ditilang, tapikan nilangnya yang bener dong, masa tidak ada plang dan tempatnya banyak juga yang dijalan-jalan tersembunyi seperti di Jalan dua yang arah masuk ke daerah Sompi. Inikan sudah seperti begal nilangnya dikebun,” kata salah seorang warga Subang, Komar, Minggu (8/8/2015).

Selain banyak aksi tilang yang sudah jelas-jelas keliatan tidak sesuai aturan tersebut. Saat ini oprasi semacam tersebut seperti dibiarkan karena mungkin tidak ada masyarakat yang berani melaporkan aksi penilangan bodong tersebut kepada Propam.

“kalau perlu kita laporkan kelakuan polisi yang begitu kepada Propam, biarkan mereka yang melakukan tindakan,” tambahnya.

Karena menurut Komar dalam beberapa tempat tilang, saat ditanya soal tilang/rajia apa. Banyak diantara oknum aggota Polisi Polres Subang tersebut menjawab “ya. Oprasilah” padahal sudah jelas-jelas tidak ada plang pengumuman oprasi dan terakhir saat ditanya surat tugas/perintah tilang malah banyak yang menjawab “Mau apa Tanya-tanya surat”.

“Ini kalau kelakuan polisi mau menang sendiri begitu mau gimana, padahal menurut peraturan mereka yang salah. Seharusnya kita sebagai masyarakat bisa tilang balik. Saya secara pribadi kalau kayak begini jangan-jangan Polisi Subang banyak yang motornya tidak memiliki kelengkapan surat-surat atau malah gak punya SIM. Sekali-kalimah kita masyarakat yang harus nilang mereka,” tegasnya.

Pernyataan Komar yang mulai merassa rishi dengan kelakuan oknum anggota Polisi Polres Subang yang melakukan tilang bodong tersebut memang dibenarkan menurut P No 42 Tahun 1993 tentang Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan.

Dalam pasal 15 ayat 1 sampai 3, disebutkan bahwa pada tempat pemeriksaan wajib dilengkapi dengan tanda yang menunjukkan adanya pemeriksaan kendaraan bermotor. Tanda dimaksud harus ditempatkan pada jarak sekurang-kurangnya 100 meter sebelum tempat pemeriksaan.

Khusus untuk pemeriksaan yang dilakukan pada malam hari, selain harus dilengkapi tanda yang menunjukkan adanya pemeriksaan, petugas juga diwajibkan untuk memasang lampu isyarat bercahaya kuning terang. (*)

Penulis: Rakyat Subang
Follow @rakyatsubang

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Lawan Polisi Subang yang Maksa Tilang Sembarangan