Selasa, Agustus 04, 2015

Gerabah, Kerajinan Tangan Khas Desa Legonkulon

gerabah legonkulon picture

RAKYATSUBANG.COM - Gerabah merupakan salah satu kerajinan tanah liat dari Desa Legonkulon Kabupaten Subang, yang pusat produksinya terletak di Dusun Anjun Desa Legonkulon. Kerajinan tanah liat di daerah ini berasal dari Desa Parean Kabupaten Indramayu, pada waktu itu banyak orang parean yang hijrah ke Legonkulon, sampai membuat suatu perkampungan yang diberi nama "Anjun".

Kerajinan tangan gerabah menjadi salah satu usaha rumahan bagi penduduk, sebagian pengrajin merupakan ibu-ibu rumah tangga. Untuk menjadi pengrajin gerabah sangatlah tidak mudah, butuh keterampilan khusus untuk membuat gerabah yang berkualitas baik.

Pengrajin gerabah memproduksi beberapa jenis gerabah seperti pendil, coet sambal, pot bunga dan gentong dengan berbagai ukuran. Dalam satu hari seorang pengrajin bisa menghasilkan 100 coet sambal yang berukuran sedang. Untuk proses pembuatannya membutuhkan beberapa tahapan seperti mencari tanah liat, proses pengeringan 3-4 hari, proses mempernis dengan minyak kelapa, proses pembakaran bisa sampai 4 hari, dan terakhir proses pewarnaan.

Untuk proses penjualan sendiri mereka telah bekerjasama dengan pihak pembajong dengan harga yang telah ditentukan. Pembajong biasanya datang dari berbagai kecamatan seperti Purwadadi, Pamanukan, Subang, Kalijati dan bahkan sampai luar Kabupaten.

Kini di Desa Legonkulon hanya memiliki beberapa pelaku yang menggeluti usaha ini. "Dulu banyak sekali pengrajin, kini hanya tinggal 7 sampai 10 orangan," kata tetua pengrajin gerabah, Dartim warga dusun Anjun, Jumat (31/7/2015).

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Gerabah, Kerajinan Tangan Khas Desa Legonkulon