Kamis, Juli 09, 2015

Polres Subang Siap Amankan Jalur Mudik 2015

RAKYATSUBANG.COM - Kapolres Subang, AKBP Agus Nurpatria menyampaikan bahwa untuk pengamanan arus mudik dan arus balik tahun 2015 ini, Polres Subang akan menurunkan 1.175 personil yang terdiri dari 875 personil Polres dan 300 personil gabungan.

Personil tersebut akan disebar di 80 Pos Pengatur (Pos gatur), 9 Pos Pengamanan (Pos Pam) dan 9 Pos Pelayanan (Pos Yan) sepanjang jalur arus mudik dan balik.

Pada pengamanan tahun ini titik-titik yang menjadi perhatian seperti tahun-tahun sebelumnya yaitu Pasar Sukamandi, Pasar Ciasem dan ditambah dengan Jalur Cilameri dan Jalur Ciater, lanjut Bobby.

Untuk tahun sekarang dan tahun-tahun berikutnya Polres Subang akan lebih menekankan pada arus balik, karena saat itulah para pemudik juga akan memanfaatkan liburan Hari Raya untuk berkunjung ke tempat-tempat wisata.

“Kami lihat sekarang dengan adanya Jalan Tol (Cipali) otomatis arus lalu-lintas akan lebih lancar dari tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja saat arus balik biasanya pemudik akan sekaligus memanfaatkan untuk liburan di tempat-tempat wisata,” jelas Bobby.

Dari kondisi sarana infrastruktur jalan, lanjut Bobby, Subang belum sepenuhnya siap menghadapi imbas adanya Jalan Tol. “Ketidaksiapan Subang dalam hal ini yaitu dari infrastruktur ruas jalan ke arah Ciater yang masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Yang juga harus menjadi perhatian, ruas jalan keluar dari jalan tol Cipali, khusunya di daerah Cilameri dimana terdapat bottle neck (penyempitan jalan), kemudian menuju kota di sepanjang Jalan Otista yang masih banyak terdapat parkir liar. “Kita akan tertibkan parkir liar sepanjang jalan Otista bersama Satpol PP dan DLLAJ (Dishub), juga melakukan rekayasa arus lalin dan pembenahan sarana seperti dibangun pos pelayanan di titik-titik strategis,” pungkas Bobby.

Khusus pengendara di Jalan Tol Cipali, kata Bobby, harus tetap menjaga stamina khususnya konsentrasi dan kemampuan mengendalikan kecepatan. Kondisi Jalan tol Cipali yang relatif lurus dan rata tentu membuat pengendara enak melajukan kendaraannya, sehingga diperlukan kemampuan untuk mengendalikan kecepatan.

“Permasalahannya terletak dari kemampuan pengemudi dan kendaraan itu sendiri serta kemampuan dalam mengambil keputusan dalam berkendara,” jelas Bobby.

Mengenai titik-titik yang perlu diwaspadai kata Bobby bergantung pada pengemudinya. Sebab kesiapan Jalan tol sudah melalui uji kelayakan. “Jadi itu kembali kepada pengemudinya,” katanya lagi. Khusus pengendara di Jalan Tol Cipali, kata Bobby, harus tetap menjaga stamina khususnya konsentrasi dan kemampuan mengendalikan kecepatan. Kondisi Jalan tol Cipali yang relatif lurus dan rata tentu membuat pengendara enak melajukan kendaraannya, sehingga diperlukan kemampuan untuk mengendalikan kecepatan.

“Permasalahannya terletak dari kemampuan pengemudi dan kendaraan itu sendiri serta kemampuan dalam mengambil keputusan dalam berkendara,” jelas Bobby.

Mengenai titik-titik yang perlu diwaspadai kata Bobby bergantung pada pengemudinya. Sebab kesiapan Jalan tol sudah melalui uji kelayakan. “Jadi itu kembali kepada pengemudinya,” katanya lagi.

 Khusus pengendara di Jalan Tol Cipali, kata Bobby, harus tetap menjaga stamina khususnya konsentrasi dan kemampuan mengendalikan kecepatan. Kondisi Jalan tol Cipali yang relatif lurus dan rata tentu membuat pengendara enak melajukan kendaraannya, sehingga diperlukan kemampuan untuk mengendalikan kecepatan.

“Permasalahannya terletak dari kemampuan pengemudi dan kendaraan itu sendiri serta kemampuan dalam mengambil keputusan dalam berkendara,” jelas Bobby.

Mengenai titik-titik yang perlu diwaspadai kata Bobby bergantung pada pengemudinya. Sebab kesiapan Jalan tol sudah melalui uji kelayakan. “Jadi itu kembali kepada pengemudinya,” katanya . (humas)

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Polres Subang Siap Amankan Jalur Mudik 2015