Sabtu, Juni 20, 2015

Rekam Jejak Netizen Subang, Dari Anonim Sampai Penghasut

RAKYATSUBANG.COM - Perkembangan teknologi membawa sebagaian kelompok atau orang mejadi lebih bebas berekspresi, seperti halnya kebebasan berekspresi dimedia sosial. Bahkan sebagian orang ada yang memanfaatkan media tersebut sebagai sarana menghasut.

Sebagai induvidua yang dianugrahi sumber daya manusia yang berbeda oleh Tuhan, semua hal baik menggunakan teknologi tersebut dengan cara baik-baik ataupun sebaliknya sangat diperbolehkan karena semua orang memiliki hak, tak terkecuali untuk menghasut.
Untuk di Kabupaten Subang sendiri, perkembangan teknologi dengan bermunculannya beberapa media sosial seperti, facebook, twitter dan akun semi blog yang menawarkan berbagai fitur menjadi daya tarik tersendiri untuk menyuarakan ekspresinya walaupun terkadang digunakan uuntuk menghasut.

Perkembangan media sosial itu, eporianya ditandai dengan kemuncula berbagai komunitas yang memanfaatkan media sosial sebagai lapak diskusinya. Mereka berbicara, ngorol dan mencari solusi lewat media sosial yang mereka bangun sendiri, ada yang lewat facebook, twitter dan media sosial lainnya. Namun sayang dengan sumber daya yang mumpuni kebanyakan dari mereka ujung-ujungnya menjadi penghasut.

Memang diperbolehkan secara etika, untuk menyampaikan kritik, setarik apapun kritik memang sangat diperbolehkan. Bahkan jika kritik itu sampai menjatuhkan orang sangat diperbolehkan menurut etika, asalkan yang mengkeritik itu kelihatan batang hidungnya. Disini sangat jelas jika kemunculan akun-akun anonym tak bertuan selain tidak memperlihatkan jati diri mereka, tujuan mereka kebanyak menjadi penghasut.

Boleh lah menjadi penghasut, asalkan jati diri mereka diperlihatkan, jangan menjadi pengecut yang bersembunyi dalam kegelapan lalu menghasut kucing-kucing yang polos dan lucu serta masih muda. Karena sesungguhnya akun anonym itu adalah penghasut.
Memang tidak semua akun anonin itu penghasut, tapi sebaik-baiknya akun anonin mereka adalah golongan manusia atau orang-orang yang tersesat dalamkegelapan dan mereka harus segera disadarkan supaya tidak jadi anjing-anjing penghasut.


Karena lebih baik anjing daripada kalian pemilik akun anonin yang bergentayangan. Kalian akun anonin ibarat sang pecundang yang bersembunyi dalam kegelapan yang kerjanya cuma jadi penghasut. (*)


*Punya opini atau kritik untuk membangun Subang? Kirim ke email:rakyatsubangonline@gmail.com atau follow twitter @rakyatsubang

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Rekam Jejak Netizen Subang, Dari Anonim Sampai Penghasut